- Rheena -

Journey of Wonder Woman

August 20, 2019

Cara membuat Akun Google Scholar Atau Google Cendekia

by , in




Tugas Penting  bagi seorang dosen adalah melakukan Tridarma Perguruan Tinggi, diantaranya yaitu melakukan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat. Terkait dengan penelitian, dosen dituntut untuk melakukan publikasi baik di tingkat nasional atau internasional karena dengan publikasi kinerja dosen semakin baik dan peringkat perguruan Tinggi pun dapat meningkat. Saat ini publikasi minimal yaitu harus terindex  Google Scolar atau Google Cendikia.
Google Cendekia (bahasa Inggris: Google Scholar) adalah layanan yang memungkinkan pengguna malakukan pencarian materi-materi pelajaran berupa teks dalam berbagai format publikasi. Diluncurkan pada tahun 2004, indeks Google Cendekia mencakup jurnal-jurnal online dari publikasi ilmiah.
Google scolar merupakan akun dasar yang harus dimiliki setiap dosen selain sinta (Science and Technology Index). Sinta (Science and Technology Index) adalah alat pengindeks artikel ilmiah miliki Menristekdikti yang diluncurkan pada awal tahun 2017. Saat ini, Sinta dijadikan sebagai alat pengukur kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia, yang meliputi kinerja penelitian dalam bentuk jurnal ilmiah yang dipublikasikanbuku dan artikel yang diseminarkan.
Sebagai  alat pengindeks karya ilmiah milik Menristekdikti, sinta juga mempertimbangkan h indeks Google Scholar disamping Scopus. Jadi, apabila Anda ingin meningkatkan h indeks Sinta maka Anda dapat memasukkan semua artikel ilmiah yang sudah publish di Google Scholar.
Namun pada kenyataannya   hingga saat kini masih saja ditemukan beberapa dosen dan peneliti yang belum memiliki akun Google Scholar. Padahal hanya perlu beberapa menit saja untuk membuatnya.
Berikut cara membuat akun Google Scholar atau Google Cendikia, syarat utama adalah anda harus mempunyai Email.

Berikut langkah membuat akun Google Scolar


  1. Buka alamat laman Google Scholar di https://scholar.google.co.id/
Apabila sebelum Anda membuka laman Google Scholar sudah login email, maka Anda akan diarahkan ke menu Google Scholar. Akan tetapi kalau belum membuka email maka Anda akan diarahkan untuk login terlebih dahulu

2. Klik ‘Login’ atau ‘Masuk’ pada bagian kanan atas layer PC Anda.
     Jika Anda sudah memiliki akun, Anda tinggal memasukkannya di kotak yang disediakan. Namun       jika Anda baru akan mendaftar, klik ‘Create an Account’ untuk melakukan pendaftaran.
  1. Isilah Profil Anda dengan benar.
    Keterangan yang dibutuhkan dalam pengisian ‘Profil’ adalah nama lengkap, nama instansi, alamat      email berkestensi Lembaga/instansi, bidang keilmuan, alamat website (jika memiliki).

4. Menambahkan Artikel

 Cara menambahkan artikel di Google Scholar ada dua jenis, yaitu ‘Manual’ dan ‘Otomatis’. Cara      manual dapat Anda lakukan dengan cara mengklik satu persatu artikel yang sudah publish di       internet. Sedangkan apabila Anda tidak mau repot untuk mengklik satu persatu, Anda dapat         memanfaatkan cara otomatis dengan satu klik saja. Namun kelemahannya adalah sering kali artikel      yang bukan milik Anda masuk di akun yang Anda buat.
  1. Klik ‘Make Public
Setelah Anda isi semua dan dirasa sudah OK, klik ‘Make Public’ agar profil Google scholar Anda dapat dilihat dan disitasi oleh orang lain.

Demikian langkah dalam membuat akun google scholar. Jika anda sudah memilikinya maka anda bisa mendaftar untuk membuat akun Sinta.

Jika perlu panduan, berikut caranya

https://rinaindrayani.blogspot.com/2017/09/cara-mengisi-science-technolgy-index.html




July 25, 2019

Kamu perlu Tahu Etika dalam Bertelepon

by , in


Hai Readers

Di era seperti ini rasanya tidak ada yang tidak memiliki barang ini, dari mulai anak kecil sampai orang tua pasti memilikinya. Selain tuntutan kebutuhan gawai merupakan alat yang memudahkan berkomunikasi.

Untuk anak sekolah, tentu saja untuk mempermudah para orang tua mengecek keberadaannya, dan mempermudah mereka untuk berinteraksi dengan teman-temannya. Selain itu banyak tugas-tugas sekolah yang informasinya melalui gawai.
Begitu juga dengan orang tua dan dewasa, banyak manfaat yang bisa didapat dengan mempunyai benda ini. Sayangnya banyak yang tidak mengetahui bagaimana etika dalam menggunakannya, misalnya pada saat menerima telepon dari seseorang.  
Inilah etika yang wajib kamu tahu,

1.     Mengucapkan salam


Terlepas salam apa yang anda ucapkan, ini adalah hal wajib yang dilakukan. Dengan mengucapkan salam, baik itu assalamuallaikum, selamat pagi, sore, malam, ini menunjukkan bahwa anda orang yang ramah dan menghargai setiap lawan bicara anda.

2.     Tidak berbicara dengan orang selain lawan bicara di telepon

Jika sedang berbicara dengan lawan bicara kita di telepon, sebaiknya anda tidak bicara atau ngobrol dengan orang yang ada disekitar anda. Ini menunjukkan bahwa anda tidak fokus terhadap obrolan yang sedang dilakukan, dan biasanya lawan bicara anda akan bingung.

3.     Tidak sambil makan atau minum

Hal ini masih banyak dilakukan, sambil berbincang dalam telepon biasanya anda sambil mengunyah permen, makan atau minum. Sebaiknya ini tidak dilakukan, kalaupun anda sedang makan, berhentilah sejenak untuk fokus pada lawan bicara. Atau jika sedang sedang makan permen, buanglah dulu supaya suara anda jelas, dan tidak menunjukkan sesuatu yang tidak sopan.


4.     Tidak juga sambil merokok

Bagi para perokok, biasanya mereka tidak mau mematikan rokoknya dulu, sekedar untuk memperhatikan apa yang sedang lawan bicara sampaikan. Biasanya justru malah suara anda dalam menghisap rokok masuk dan didengar oleh lawan bicara. Kalau saya pripadi biasanya tidak suka.

5.     Tidak mengeluarkan suara-suara aneh seperti, batuk, memperlihatkan anda sedang flu.

Ini juga perlu diperhatikan, jika anda sedang membicarakan sesuatu dalam telepon dan anda merasa ingin bersin, ya janganlah suara bersin itu masuk ke dalam telepon. Atau mungkin anda sedang batuk, sepertinya masih mungkin jika suara batuk tersebut di tutup. Jangan menimbulkan kesan jijik lawan bicara anda.

6.     Berbicara dengan suara seperti biasanya

Kadang kala mood juga pengaruh terhadap cara anda menerima telepon, jika mood anda sedang enak suara yang dikeluarkan ceria. Tetapi sebaliknya jika anda sedang tidak mood, suaranya lemah, pelan bahkan seolah ogah berbicara dengan lawan bicara anda. Cobalah untuk teteap dengan suara anda seperti biasanya supaya lawan bicara anda jugak tidak malas mendengarnya, sampai mereka memutuskan untuk stop.

7.     Tidak menggunakan bahasa kasar, membentak

Anda bisa bayangkan, jika baru saja anda mengucapkan “halo”, lalu lawan bicara anda membalas dengan suara membentak bahkan kasar. Pasti anda memutuskan untuk langsung menutupnya dan membatalkan niat anda untuk berkomunikasi dengannya bukan?
Jadi alangkan indah jika suara yang dikeluarkan itu lembut, tidak kasar.


Nah begitu Readers,,

Mungkin memang hal sepele, tetapi buat saya itu menunjukkan bagaimana karakter seseorang. Saya biasanya suka jijik jika lawan bicara saya dalam telepon, nguap dan menunjukkan hal diatas. Jadi tulisan ini hanyalah inspiring saja. Semoga kita masih bisa beretika dalam bertelepon, supaya orang lain lebih menghargai kita. Bagaimana orang lain akan menghargai jika kita sendiri tidak bisa menghargai mereka melalui cara kita dalam bertelepon.

July 22, 2019

Peran Dunia Pendidikan Dalam Membentuk Sumber Daya Yang Kreatif, Inovatif serta berkarakter Di Era Revolusi Industri 4.0 Untuk Mewujudkan Indonesia Mandiri

by , in



Pendidikan merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan secara sistematis dalam mengembangkan potensi diri. Dengan adanya pendidikan maka seseorang dapat memiliki kecerdasan, akhlak mulia, kepribadian, kekuatan spiritual, dan keterampilan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
Di era yang serba modern dan dalam era revolusi industri 4,0, serta dalam menghadapi keunggulan bersaing, maka sektor pendidikan harus tersistem dan berkelanjutan. Untuk itu bagaimana Pendidikan Tinggi dapat menghasilkan outcome yang unggul dan mandiri serta  kreatif dan inovatif.

Kreatif dan Inovatif,
Outcome dari  pendidikan Tinggi yang diharapkan adalah outcome yang mempunyai kemampuan menyelesaikan masalah, mempunyai gagasan baru dan melahirkan  inovasi yang dapat membantu sesuatu yang baru, tentu saja sesuai dengan era sekarang ini, era dimana semua serba digital. Sebagai akademisi banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebagai tugas besar yang tidak akan berhenti.  Untuk menghasilkan generasi yang inovatif, kreatif pendidikan Tinggi terus berusaha dengan dengan berbagai upaya. Cara yang ditempuh antara lain menyesuaikan kurikulum dengan dunia industri, menyiapkan tenaga pengajar yang berkualitas dan mempunyai kemampuan keilmuan yang sesuai, serta mempersiapkan sarana prasarana pendukungnya.

Menurut James R. Evans (1994), pengertian kreatif adalah kemampuan dalam menemukan hubungan baru, melihat subjek dari sudut pandang yang berbeda, dan mengkombinasikan beberapa konsep yang sudah mindstream di masyarakat dirubah menjadi suatu konsep yang berbeda.
Jadi sebetulnya pendidikan Tinggi mempunyai peran yang strategis dalam mencetak generasi kreatif, pendidikan yang berkualitas tentu akan menghasilkan generasi yang berkualitas begitu juga dengan Pendidikan Tinggi yang Kreatif pasti akan menghasilkan generasi yang kreatif pula.

Menghasilkan lulusan atau outcome yang kreatif adalah menghasilkan lulusan yang bisa bersaing didunia global, dimana startup – startup baru muncul, persaingan semakin ketat dan teknologi digital semakin maju. Berdasarkan data dari Kemenristek Dikti startup yang muncul di tahun 2019 adalah sebanyak 1307, dan ini tidak hanya berfokus pada bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saja, tapi juga bidang-bidang lain seperti pangan, kesehatan dan obat-obatan, pertahanan dan keamanan, energi, transportasi dan material maju. Artinya kreatifitas dan inovasilah lah yang akan membentuk dan menelorkan karya-karya yang dapat diunggulkan. 



Berkarakter
Satu hal lagi yang penting adalah bagaimana pendidikan yang dilakukan merupakan pendidikan berkarakter, dimana aspek ini juga perlu ditransfer  untuk generasi muda. Mereka harus diberi bekal moral dan spritual sehingga kemampuan intelektual yang dimiliknya akan berimbang. Bagaimana generasi muda yang akan dilahirkan oleh Pendidikan Tinggi memiliki jiwa sosial, berpikir kritis, memiliki dan mengembangkan cita-cita luhur serta mencintai dan menghormati orang lain.
Ini yang kadang menjadi masalah, sehingga perlunya etik dimasukkan sebagai kurikulum agar generasi atau outcome yang dihasilkan tetap menjadi individu yang mempunyai karakter dan tidak bertentangan dengan norma.

Untuk itu, pendidikan tinggi harus terus membenahi diri agar dapat memberikan bekal yang cukup bagi sumber daya muda untuk berkompetisi dan bersaing di tingkat global, Karena
Perkembangan teknologi digital dalam bentuk teknologi informasi dan komunikasi di kalangan pendidikan bukan lagi hal yang baru. Teknologi telah banyak membantu membuka akses informasi yang lebih luas dan tidak terbatas bagi siapapun. Kemajuan teknologi harus mampu menciptakan revolusi bagi dunia pendidikan, serta menciptakan generasi berkarakter.



Etika yang baik
Yang paling penting lagi adalah sumberdaya yang kreatif, inovatif serta mempunyai etika yang baik harus mampu memanfaatkan teknologi digital dan memahami dampak positif serta negatifnya. Untuk itulah perlunya pendidikan berkarakter, agar kreatifitas dan inovasi bisa terus berkembang secara global. Karena untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, generasi muda di era digital harus memiliki dasar pengetahuan yang cukup, terutama untuk menyikapi dampak sosial dari teknologi agar pemanfaatannya dapat maksimal.



April 11, 2019

Yuk Jadi Generasi MICIN - Millenial Cinta Investasi

by , in




Hai Readers,,

Generasi millenial adalah generasi yang lahir di era milenium ini.
Ciri yang menggambarkan generasi millennial salah satunya adalah,lebih suka menghabiskan uang untuk mendapat pengalaman tertentu dibanding menabung untuk menambah aset. Tentu saja, umumnya millennial lebih memilih jalan-jalan keliling Indonesia dan dunia daripada menabung untuk berinvestasi.

Padahal investasi merupakan sesuatu yang sangat penting,investasi merupakan kegiatan penanaman modal yang memiliki beberapa tujuan dan mungkin hal ini tidak akan terpikirkan oleh generasi kalian.

Tahukah milenial Kenapa perlu investasi ?? berikut alasannya :

1. Adanya inflasi, 
Inflasi adalah suatu keadaan dimana harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara menyeluruh dan terus menerus sehingga inflasi akan berdampak buruk jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Inflasi akan menyebabkan daya beli menurun dan Inflasi tidak bisa bisa dihindari.

2. Time Of money
Time of money merupakan dampak dari inflasi yaitu Penurunan nilai uang.Artinya nilai uang masa sekarang tentu saja akan berbeda dengan nilai uang pada sepuluh tahun kemudian.

Tapi tidak usah khawatir karena Semua itu bisa diatasi. Bagaimana caranya ???
Caranya adalah dengan investasi.


Karena hal- hal tersebut pasti terjadi maka, kenapa kita perlu berinvestasi. 
Cara yang bisa kita lakukan dalam investai adalah :
1. Tentukan besarnya dana
2. Tentukan Instrumen yang akan dipilih
3. Tentukan tujuan kita berinvestasi
4. Tentukana berapa waktu akan berinvestasi
5. Tentukan Berapa tingkan keuntungan yang diinginkan
6. Perhitungkan resiko dalam berinvestasi

Nah,,, kira- kira millenial harus berinvestasi melalui apa sih, karena banyak instrumen yang bisa dipilih. Apa cukup melalui celengan, arisan atau dalam bentuk apa ?

Tidak perlu bingung, berikut Beberapa instrumen investasi yang dapat millenial pilih :


1. Tabungan
2. Deposito
3. Emas
4. Obligasi
5. Saham

Masing masing instrumen diatas memiliki keuntungan yang berbeda,  untuk tabungan millenila tahu dong berapa keuntungan dan perlu waktu berapa lama.
Deposito apalagi,,
Emas ??,,,
atau mungkin obligasi ??
saya percaya instrumen tadi millenial sering dengar dan sudah tahu juga keuntungannya.

Tetapi 

jika pilihannya adalah saham, maka keuntungannya adalah : mudah, terjangkau dan menguntungkan, kerena dengan jumlah uang yang sedikit kita bisa lakukan investasi melalui saham, selain itu saham merupak an jenis investasi yang akan memberikan return atau keuntungan yang lebih tinggi.

Keuntungan dari saham sendiri adalah
1. Capital gain
   merupakan selisih keuntungan antara harga jual dan harga beli
2. Deviden
   Pembagian keuntungan perusahaan
3. Bonus Share
   Yaitu saham yang dibagikan pemilik saham kepeda investornya
4. Stock Split
   Pemecahan nilai saham yang dinilai terlalu tinggi yang bertujuan     meningkatkan likuiditas dari saham tersebut.
5. Kesempatan mengikuti RUPS

Nah millenial ternyata keuntungan dari saham memang luar biasa, jadi tidak ada salahnya jika millenial mencoba berinvestasi melalui instrumen yang satu ini.
Sekali lagi bahwa investasi melalui saham, mudah terjangkau dan menguntungkan karena kita bisa bertransaksi melalui online. Bukannya millenial lebih suka yang mudah dan online?

Yuk jadi generasi MICIN
Millenial Cinta Investasi



#pasarsahamindonesia
#sekolahpasarsaham
#BEI





February 08, 2019

Bandung dari Balik Lensa

by , in






Fotografi merupakan seni mengambil objek dengan cahaya, bagaimana anda memaknai ini?
Untuk menghasilkan sebuah karya yang baik dan bagus, tentu saja faktor cahaya yang mempengaruhi, jika tanpa cahaya atau pencahayaan maka akan terlalu sulit menghasilkan karya yang bagus.

Fotografi selain hobi juga sudah menjadi bisnis, karena fotografi tidak akan mati. Bisnis apapun memerlukan fotografi, baik perdagangan ataupun jasa.

Sekarang ini untuk mengabadikan momen tertentu, pasti kegiatan yang dilakukan adalah foto, menjadi hal yang wajib untuk mengambil gambar pada momen-momen yang kita lewati. Apa yang dilakukan setelah mengabadikannya?

Ini tentu saja beraitan dengan yang namanya media sosial, setiap hasil gambar yang diambil pasti tak luput dari publish, dan media yang digunakan adalah media sosial. Sebut saja istagram, facebook, dan lain-lain.

Fotografi bukan hanya sekedar tentang kamera, tetapi fotografi merupakan sarana mengembangkan ide dan kreatifitas.

Objek apapun pasti akan menjadi indah dan menarik, karena kreatifitas yang dimiliki. Ini bukan karena seseorang mempunyai bakat, tetapi jika seseorang tersebut berusaha mencari objek yang indah, percaya pasti menghasilkan karya yang bagus.






Bandung dari Balik lensa merupakan tema pameran fotografi yang diadakan di Museum Kota Bandung, tema ini mengangkat fenomena yang terjadi disekitar kita terutama Kota Bandung. Salah satu masalah atau fenomena yang menjadi begian dari pameran ini adalah masalah  industri, wisata, budaya dan UMKM yang ada di Kota Bandung. Menariknya pameran ini menampilkan buku literasi karya-karyanya.

Pameran ini merupakan sarana untuk menunjukkan dan menampilkan karya terbaik para mahasiswa, selain menjadikan fortofolio mereka, ini juga merupakan personal branding. Harapannya setelah kegiatan ini banyak user-user yang bisa menggunakan jasa mereka, baik dari instansi ataupun bisnis.

Jika bicara antara fotografi dengan Desain Komunikasi Visual, 

Sebetulnya apa keterkaitan fotografi dengan desain komunikasi visual?

Menurut salah seorang dosen pengampu mata kuliah fotografi, hasil karya fotografi merupakan ekspresi, inilah yang kemudian ditampilkan dalam sebuah visual. Foto inilah yang disebut dengan visual.

Jadi dengan foto kita bisa memperlihatkan kondisi kita saat itu, sedang marah, menangis, sedih, gembira bahkan sedang galau.
Unik ya.......foto bisa bisa bicara

hasil karya mereka sangat bagus dan menarik, sehingga pameran ini sengaja digelar sebagai ajang untuk menyajikan ide dan kreativitas
December 14, 2018

KangPisMan, Solusi Masalah Sampah Kota Bandung

by , in

Sampah ?   Kang Pisman aja.

Tanggal 13 Desember 2018, hari jumat lalu di gedung Creative Hub. PD. Kebersihan mengadakan sosialisasi mengenai program yang sedang dijalankan. Acara ini dihadiri oleh komunitas - komunitas yang ada di Bandung dan Organisasi, saya menjadi bagian dari yang hadir mewakili Sekolah Tinggi Teknologi Bandung. Untuk saya ini merupakan program yang menarik, karena program ini merupakan program jangka panjang yang akan merubah peradaban baru Kota Bandung.

Mengapa demikian, karena Jika kita melihat di beberapa negara, program memisahkan sampah sudah berjalan 15 tahun yang lalu, artinya kita tertinggal jauh.

Contohnya di Kawasaki Jepang, pemisahan sampah memang awalnya menyulitkan warga, karena pemilahan sampah yang mereka lakukan dipisah menjadi 34 jenis sampah. Tetapi karena kegiatan ini selalu dilakukan, maka akhirnya menjadi biasa dan budaya untuk mereka.
Jika berkaca pada negara tersebut, kita masih jauh dari yang mereka lakukan. Sekarang Pemerintah Kota Bandung hanya meminta warganya untuk memilah sampah menjadi 3 jenis saja, tidak 34 jenis.


Menurut Direktur Umum PD. kebersihan Kota Bandung, Bapak Gun Gun Saptari , ada beberapa fakta mengejutkan tentang sampah, yaitu :
1.      50% lebih sampah adalah sampah organik
2.      33% makanan menjadi sampah
3.      1,3 Milyar Ton Makanan terbuang tiap Tahun
4.      1/4 makanan terbuang cukup untuk memberi 870 juta orang kelaparan.

Ini yang yang menyebabkan jumlah timbunan sampah mencapai  1500 ton/hari atau setara dengan sampah setinggi 75 cm, seluas lapangan sepakbola setiap harinya.

Mengerikan bukan?

Nah melihat kondisi ini Wali kota Bandung bekerja sama dengan PD. Kebersihan Kota Bandung,  Mengadakan program nyaah ka Bandung melalui program Kang Pisman.
Menurut Bapak Wali Kota Bandung Mang Oded, "Masalah Sampah memiliki dimensi Bom Waktu, kita harus segera menjinakannya agar tidak meledak ”.

Nah apa itu Kang Pisman?
PIS
Pisahkan ;
Di rumahnya,  Kang Pisman membagi tempat sampah menjadi 3 jenis yang berbeda:
1.      Sampah sisa makanan, tumbuhan, ditempatkan pada ember tertutup
2.      Kertas, kaleng, gelas & botol plastik. Tempatkan pada kotak atau kardus
3.      Sampah lainnya, ditempatkan pada tong sampah.


MAN
Manfaatkan;
Sampah yang sudah dipisahkan, dimanfaatkan sesuai dengan jenisnya.
Sampah jenis 1
diolah kedalam bipori, komposter, takakura, bata terawang, biodigester, magot BSF, serta menjadi makanan ternak dan kascing.

Sampah jenis 2;
Dapat dijadikan sedekah sampah ataupun ditabungkan kepada bank sampah terdekat

Sampah jenis 3;
Dibawa ketempat penampungan sementara (TPS) untuk diangkut ke Tempat pemrosesan akhir (TPA) oleh PD Kebersihan.

Manfaat mengikuti aksi #BandungPisahkanSampah :

    1.  Rumah menjadi bersih, Nyaman dan bebas penyakit
   2. Sampah bernilai bisa jadi tambahan penghasilan atau bisa jadi cara bersedekah tanpa perlu keluar  uang
    3.  #BandungPisahkanSampah membantu proses pengelolaan sampah Kota Bandung yang makin maju.

Kampanye Kegiatan ini akan dilakukan di event- event kota Bandung seperti Car Free Day, sosial media, meng Hire Trainer untuk sosialisasi ke Sekolah, masyarakat, dan rumah-rumah.
Program ini diharapkan menjadi Bandung Solution.
Mari wujudkan program zero waste untuk Kota Bandung, sebagai bukti kita Nyaah Ka Bandung

#KangPisMan
#ZeroWasteLifestyle
#PDKebersihan
#KotaBandung
#NyaahKaBandung



December 10, 2018

Wisuda Sarjana XIII Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

by , in

Pada tanggal 8 Desember 2018, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) kembali menggelar wisuda Sarjana XIII di Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, Bandung.
Wisuda Sarjana XIII ini diikuti oleh 183 orang sarjana yang terdiri atas 106 Sarjana Teknik Industri dan 77 orang Sarjana Teknik Informatika. Sampai saat ini STT Bandung telah meluluskan 1.355 sarjana.

Menurut Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, Bapak Muchammad Naseer, S.Kom.,M.T. dalam sambutannya. Pada tahun 2018 ini STTBandung menerima 1250 mahasiswa, 75% mahasiswanya dari Jawa Barat sedang 25% sisanya berasal dari Pulau Jawa lainnya, Sumatera, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan luar negeri seperti Malaysia, Qatar, dan Timor Leste.

Perguruan Tinggi yang sudah exis sejak Tahun 1991 ini, dan banyak menghasilkan lulusan-lulusan yang mampu menempati posisi di dunia industri, karena  Hanya butuh waktu 45 hari bagi alumni untuk produktif setelah lulus.

Dengan motto “Your Partner to Global Competition”, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung selalu berusaha menjadi mitra bagi mahasiswa dan industri. Yang selama dilakukan adalah bagaimana menyiapkan mahasiswa dan alumninya untuk bisa bersaing di luar dengan lulusan-lulusan dari perguruan Tinggi lainnya
Selain kurikulum yang up to date, dan sesuai dengan keperluan user. Sekolah Tinggi Teknologi Bandung pun selalu mengkolaborasikan akademisi dan praktisi. Ini dimaksudkan supaya lulusannya siap menghadapi tantangan di depan. 

Banyak prestasi yang sudah diraih oleh mahasiswa dan dosen Sekolah Tinggi Teknologi Bandung. Prestasi ini membuktikan bahwa  Sekolah Tinggi Teknologi selalu mengutamakan mahasiswa dan dosen yang ada di lingkungannya. Prestasi tersebut diantaranya  hibah Penelitian dosen, hibah kegiatan mahasiswa dan prestasi akademik lain dan bahkan olahraga. 

Tina Sri Handayani, bukti mahasiswa yang berpretasi dalam olah raga, sebagai Mahasiswa Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Bandung dan juga menjadi Wisudawan yang memberikan kesan dan pesan. Dia berhasil meraih Medali Emas pada cabang olahraga (CABOR) Lari 200M, Medali Perak Cabor Lompat Jauh, dan Medali Perunggu pada Cabor Lari 100M pada Event Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) V 2018 yang diselenggarakan di Bogor, Stadion Pakan Sari Cibinong.

Wisuda  yang dibuka oleh tarian khas Bandung yaitu tari jaipong yang dibawakan oleh unit kegiatan mahasiswa ini cukup menghibur, sebagai tarian selamat datang. Apalagi bagi tamu yang berasal dari luar Bandung.
Ada juga kelompok paduan suara dan angklung yang menampilkan kebolehannya sebagai pengisi acara wisuda ini.

Ketua Yayasan LPPIB pun yaitu Dr. Dadang Hermawan turut memberikan sambutan. Beliau mengatakan bahwa wisuda bukan akhir segalanya, tetapi awal langkah baru yang harus dilakukan.



Ada juga pemberian penghargaan untuk wisudawan berprestasi dengan skripsi terbaik. Selain itu dilakukan pula penandatangan MoU dengan beberapa mitra Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, diantaranya MoU dengan Universitas Islam Majapahit, PT Pos, dan Bank Sampah Bersinar.


Kali ini  Orasi ilmiahnya juga keren meskipun dalam bahasa Inggris yang sangat fasih, beliau adalah Dr Cyrille SCHWOB, APAC Head of Research & Technology Development at Airbus,  yang berkantor di Singapura. Beliau datang ke Bandung khusus untuk berbicara di depan para wisudawan STTBandung.



Harapan Sekolah Tinggi Teknologi Bandung  untuk berubah menjadi Institut di Tahun 2022 semoga bisa berjalan dengan baik. Supaya keberadaan STTBandung bisa menjadi sarana mencetak generasi muda yang handal, berprestasi dan unggul.

Bravo STTB

#STTBandung